Suster Katholik Asal Filipina Memeluk Islam

Sekretaris Jendral (Sekjend) Mualaf Centre Indonesia (MCI) Hanny Kristianto menceritakan ada seorang mantan Suster Katholik Roma memeluk Islam. Informasi ini disampaikan Hanny melalui akun Facebook pribadinya, Sabtu (23/4/2016).
Berikut ini kisah lengkapnya:
Suster Katholik Roma bernama Sister Jesselyn Utleg Pinapin akhirnya memutuskan diri untuk memeluk Islam. Suster Jesselyn berasal dari Saint Paul (Monastery) University Tuguegarao City, Cagayan Valley, Philipina Utara.
Jesselyn merupakan orang pertama dari klan Utleg dan Pinapin yang memeluk Islam. Putri dari pasangan Manolito Martin Pinapin dan Jessie Utleg Pinapin (ketua Paroki Santo Nino – Tabang). Jesselyn juga keponakan dari Uskup Agung (Arc Bishop) Sergio Lasam Utleg.
Hidayah datang ke Suster Jesselyn setelah berdialog yang cukup panjang dengan sahabat mualaf bernama Ustadz Priyo Nugroho (team dakwah Dr. Zakir Naik) dan Alhamdulillah sekarang keluarganya bisa menerima ke Islaman.
“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal aku, Yesus Kristus yang telah Engkau utus”. (Yohanes 17 : 3)
“Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al-Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,” (Q.S. Maryam : 30)
Saya sertakan foto – foto mereka dan saat silaturrahim kami semalam bersama pasangan suami Istri yang giat dalam team Mualaf Center Indonesia dan Street Dakwah di Indonesia.

Jesselyn Utleg Pinapin Bersama Suami
Jesselyn Utleg Pinapin Bersama Suami

Kita doakan Alloh senantiasa memudahkan dan menjaga mereka dalam Islam, Iman dan Ihsan dan dalam dakwah mereka, sampai kita bertemu dijannah dan tak terpisahkan lagi.
Kami umat muslim diajarkan mencintai semua mahluk dan berusaha menjalankan rahmatan lil alamin.
Semoga Allah memberi hidayah kita semua untuk memeluk agama Islam dan ber Iman dalam Ihsan. Aamin.
“Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.” (Markus 12 : 29)
Nabi Isa berkata: “Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus.” (QS. Az-Zukhruf : 64)
Katakanlah, “Hai Ahli Kitab, marilah kita kepada kalimat (yang sebenarnya) sama antara kami dengan kamu (yaitu) bahwa tidak ada yang kita sembah selain Allah, dan tidakkita mempersekutukan-Nya dengan suatu apapun juga. Dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain dari Allah.’ Maka jika mereka berpaling, katakanlah, Saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah muslim. “ (QS. Ali Imran: 64).
اَللّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِاْلاِسْلاَمِ وَاخْتِمْ لَنَا بِاْلاِيْمَانِ وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ
Alloohummakhtim lanaa bil-islaami wakhtim lanaa bil-iimaani wakhtim lanaa bi husnil khootimati. Aamin.
Salam cinta, salam sayang dan salam kasih dalam Islam rahmatan lil alamin bagi semesta alam.
Kita tidak perlu berdebat apalagi bertikai untuk membuktikan tongkat mana yang bengkok dan tongkat mana yang lurus, cukup letakkan saja tongkat yang lurus disamping tongkat yang bengkok itu.
Kebenaran suatu agama terletak pada Kitab Sucinya, bukan pada manusia tempatnya salah dan dosa.
Mari saudaraku, kita beribadah dan menyembah hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, satu – satunya Tuhan semesta alam yang Maha Penyayang dan Maha Pengampun.
Tidak ada harapan yang lebih baik daripada dicintai, disayangi dan dikasihi Alloh dan mendapat naungan Alloh dihari tidak ada naungan selain naungan Alloh.
Allahu Akbar !
Sekjen MCI Hannya Kristianto
[islamedia/mh]
Previous
Next Post »